<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Obat Tradisional &#187; Info Penyakit</title>
	<atom:link href="http://www.obat-tradisional.info/category/info-penyakit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.obat-tradisional.info</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jun 2010 22:26:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mengobati Kurap Dengan Temu Kunci</title>
		<link>http://www.obat-tradisional.info/mengobati-kurap-dengan-temu-kunci.html</link>
		<comments>http://www.obat-tradisional.info/mengobati-kurap-dengan-temu-kunci.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 19:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Kurap]]></category>
		<category><![CDATA[kulit]]></category>
		<category><![CDATA[kurap]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati Kurap Dengan Temu Kunci]]></category>
		<category><![CDATA[obat alami mengatasi kurap]]></category>
		<category><![CDATA[rimpang]]></category>
		<category><![CDATA[sedikit]]></category>
		<category><![CDATA[segar]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tapal]]></category>
		<category><![CDATA[temu kunci]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.obat-tradisional.info/?p=735</guid>
		<description><![CDATA[Siapkan rimpang temu kunci yang masih segar beserta sedikit daunnya. Tumbuk daun dan rimpang tersebut, lalu tambahkan sedikit air sehingga berbentuk tapal. Tempelkan pada bagian kulit yang terkena kurap (kurap dibersihkan terlebih dahulu).
Sumber : informasipentingkom.blogspot.com


Artikel Yang Berhubungan:Memberantas Cacing Gelang Dengan Temu KunciMenciutkan Peranakan/Menyempitkan Vagina Dengan Temu ManggaObati Sakit Perut &#038; Kurangi Lemak Dengan Temu ManggaMembersihkan [...]


Artikel Yang Berhubungan:<ol><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/memberantas-cacing-gelang-dengan-temu-kunci.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memberantas Cacing Gelang Dengan Temu Kunci'>Memberantas Cacing Gelang Dengan Temu Kunci</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/menciutkan-peranakanmenyempitkan-vagina-dengan-temu-mangga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menciutkan Peranakan/Menyempitkan Vagina Dengan Temu Mangga'>Menciutkan Peranakan/Menyempitkan Vagina Dengan Temu Mangga</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/obati-sakit-perut-kurangi-lemak-dengan-temu-mangga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Obati Sakit Perut &#038; Kurangi Lemak Dengan Temu Mangga'>Obati Sakit Perut &#038; Kurangi Lemak Dengan Temu Mangga</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/membersihkan-darah-dengan-temu-lawak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membersihkan Darah Dengan Temu LAwak'>Membersihkan Darah Dengan Temu LAwak</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapkan rimpang temu kunci yang masih segar beserta sedikit daunnya. Tumbuk daun dan rimpang tersebut, lalu tambahkan sedikit air sehingga berbentuk tapal. Tempelkan pada bagian kulit yang terkena kurap (kurap dibersihkan terlebih dahulu).</p>
<p>Sumber : informasipentingkom.blogspot.com</p>


<p>Artikel Yang Berhubungan:<ol><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/memberantas-cacing-gelang-dengan-temu-kunci.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Memberantas Cacing Gelang Dengan Temu Kunci'>Memberantas Cacing Gelang Dengan Temu Kunci</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/menciutkan-peranakanmenyempitkan-vagina-dengan-temu-mangga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menciutkan Peranakan/Menyempitkan Vagina Dengan Temu Mangga'>Menciutkan Peranakan/Menyempitkan Vagina Dengan Temu Mangga</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/obati-sakit-perut-kurangi-lemak-dengan-temu-mangga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Obati Sakit Perut &#038; Kurangi Lemak Dengan Temu Mangga'>Obati Sakit Perut &#038; Kurangi Lemak Dengan Temu Mangga</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/membersihkan-darah-dengan-temu-lawak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membersihkan Darah Dengan Temu LAwak'>Membersihkan Darah Dengan Temu LAwak</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.obat-tradisional.info/mengobati-kurap-dengan-temu-kunci.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penanganan Muntah di Rumah</title>
		<link>http://www.obat-tradisional.info/penanganan-muntah-di-rumah.html</link>
		<comments>http://www.obat-tradisional.info/penanganan-muntah-di-rumah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 08:08:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[info kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[C
Terdapat]]></category>
		<category><![CDATA[cairan]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[merangsang]]></category>
		<category><![CDATA[muntah]]></category>
		<category><![CDATA[saluran napas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.obat-tradisional.info/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan di rumah apabila anak anda muntah:

Tetap tenang dan jangan panik.
Jangan memberikan obat muntah tanpa anjuran dokter. Diskusikan dengan dokter mengenai risiko dan manfaatnya bila akan memberikan obat muntah.
Posisikan anak pada posisi telungkup atau miring (miring ke kiri atau ke kanan) untuk menghindari isi muntahan masuk ke saluran napas.
Perhatikan [...]


Tidak Ada Artikel Yang Berhubungan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-733" title="mengatasi muntah" src="http://www.obat-tradisional.info/wp-content/uploads/2010/06/mengatasi-muntah.jpg" alt="mengatasi muntah" width="219" height="219" />Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan di rumah apabila anak anda muntah:</p>
<ul>
<li>Tetap tenang dan jangan panik.</li>
<li>Jangan memberikan obat muntah tanpa anjuran dokter. Diskusikan dengan dokter mengenai risiko dan manfaatnya bila akan memberikan obat muntah.</li>
<li>Posisikan anak pada posisi telungkup atau miring (miring ke kiri atau ke kanan) untuk menghindari isi muntahan masuk ke saluran napas.</li>
<li>Perhatikan tanda-tanda dehidrasi. Dehidrasi adalah keadaan tubuh kekurangan cairan. Dehidrasi dapat terjadi apabila anak muntah terus-menerus. Dehidrasi yang berat dapat mengancam nyawa. Lihat tanda-tanda dehidrasi.</li>
<li>Tetap berikan cairan.  Pemberian cairan (minum) sangat penting untuk mencegah anak dehidrasi. Apabila anak menolak, tetap bujuk anak untuk minum. Untuk Bayi, bila anda masih menyusui, berikan ASI.  Dokter mungkin akan menambahkan cairan elektrolit (oralit). Bila bayi anda mendapatkan susu formula, dokter mungkin akan menggantikan sementara susu formula dengan oralit selama 12-24 jam pertama, atau menganjurkan untuk memberikan susu formula yang 2 kali lebih encer dibandingkan susu formula yang biasa diberikan. Untuk anak yang lebih besar dapat diberikan air, air bercampur gula (1 sendok teh gula dalam 120 ml air), dan oralit. Berikan cairan dalam jumlah sedikit-sedikit tapi sering (1 sendok teh tiap 1-2 menit). Apabila toleransi anak baik (tidak muntah lagi), tingkatkan jumlah cairan secara bertahap. Apabila anak tetap muntah, tunggu 30-60 menit terhitung sejak muntah terakhir, lalu berikan 1 sendok teh cairan tiap 1-2 menit. Pemberian cairan dalam jumlah sedikit namun frekuensinya sering relatif lebih mudah ditoleransi anak dari pada pemberian dalam jumlah banyak sekaligus.</li>
<li>Modifikasi pola makan. Hindari pemberian makanan yang padat/keras dan berlemak karena makanan tersebut relatif lebih lama dicerna dan dapat merangsang muntah.</li>
</ul>
<p>Periksakan anak anda ke dokter apabila :</p>
<ol>
<li>Usia anak &lt; 6 bulan</li>
<li>Usia anak &gt; 6 bulan dan suhu badan &gt; 38,5°C</li>
<li>Terdapat tanda dehidrasi</li>
<li>Muntah berlangsung lebih dari 8 jam atau muntah menyembur</li>
<li>Muntah bercampur darah</li>
<li>Buang air besar bercampur darah</li>
<li>Belum buang air kecil dalam 8 jam terakhir</li>
<li>Anak menelan benda beracun/berbahaya</li>
<li>Leher anak kaku</li>
<li>Anak tampak lemah</li>
<li>Muntah disertai nyeri perut</li>
<li>Muntah disertai perut kembung dan tegang</li>
</ol>
<p>Sumber : smartpatient.wordpress.com</p>


<p>Tidak Ada Artikel Yang Berhubungan.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.obat-tradisional.info/penanganan-muntah-di-rumah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makanan Goreng Memicu Kanker</title>
		<link>http://www.obat-tradisional.info/makanan-goreng-memicu-kanker.html</link>
		<comments>http://www.obat-tradisional.info/makanan-goreng-memicu-kanker.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 19:47:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[info kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[asal muasal kanker]]></category>
		<category><![CDATA[ayam goreng]]></category>
		<category><![CDATA[cara tepat hindari kanker]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Di]]></category>
		<category><![CDATA[Eden]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Karena]]></category>
		<category><![CDATA[kentang goreng]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Li Peiwen]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Goreng Memicu Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[makanan yang menyebabkan kanker]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<category><![CDATA[mutasi gen]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[pisang goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr]]></category>
		<category><![CDATA[Stockholm]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.obat-tradisional.info/?p=663</guid>
		<description><![CDATA[Di bagian bawah situs ini telah dua tahun lebih tercantum analisa Prof. Dr. dr. Li Peiwen (seorang dokter medis ahli kanker sekaligus pakar pengobatan tradisional Tiongkok) tentang mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih banyak dibandingkan dengan Cina. Karena orang Indonesia suka sekali makan gorengan, katanya. Dari kerupuk, pisang goreng, singkong goreng, tempe goreng, ayam [...]


Artikel Yang Berhubungan:<ol><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/minyak-goreng-yang-aman-untuk-kesehatan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Minyak Goreng Yang Aman Untuk Kesehatan'>Minyak Goreng Yang Aman Untuk Kesehatan</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong><img class="alignright size-full wp-image-666" title="gorengan memicu kanker" src="http://www.obat-tradisional.info/wp-content/uploads/2010/04/gorengan-memicu-kanker.jpg" alt="gorengan memicu kanker" width="181" height="160" />Di bagian bawah situs ini telah dua tahun lebih tercantum analisa Prof. Dr. dr. Li Peiwen (seorang dokter medis ahli kanker sekaligus pakar pengobatan tradisional Tiongkok) tentang mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih banyak dibandingkan dengan Cina. Karena orang Indonesia suka sekali makan gorengan, katanya. Dari kerupuk, pisang goreng, singkong goreng, tempe goreng, ayam goreng, kentang goreng, nasi goreng&#8230; pokoknya tiada hari tanpa makan makanan goreng.<br />
<strong><br />
Hmm&#8230; mengapa gurihnya makanan goreng dapat memicu timbulnya kanker?</strong></p>
<p>Eden Tareke dkk dari Universitas Stockholm, Swedia, pada tahun 2002 mengumumkan hasil penelitiannya mengenai akrilamida, karsinogen yang terbentuk pada makanan yang dipanaskan.</p>
<p>menggoreng kentangMenurut penelitian itu, makanan kaya karbohidrat seperti kentang, singkong, ubi, pisang, nasi, dll jika digoreng akan terurai, kemudian bereaksi dengan asam amino menghasilkan senyawa karsinogenik (pemicu kanker) yang bernama akrilamida. Demikian juga makanan yang dipanggang. Sedang makanan mentah, direbus, atau dikukus tidak mengalami reaksi semacam itu, sehingga tidak menghasilkan akrilamida. Kalaupun ada, kadarnya sangat kecil.</p>
<p>Penelitian terhadap tikus percobaan menunjukkan bahwa akrilamida menimbulkan tumor, merusak DNA, merusak syaraf, mengganggu tingkat kesuburan, dan mengakibatkan keguguran. Seporsi kentang goreng yang dimasak pada suhu 220 oC mengandung akrilamida kurang-lebih 2.500 mikrogram. Pada tikus percobaan, jumlah ini sudah menimbulkan mutasi gen. Apa jadinya kalau tiap hari kita makan kentang goreng, ote-ote, kerupuk, pisang goreng, singkong goreng, tempe goreng, maupun gorengan-gorengan lain?</p>
<p>Waahh&#8230;. begitu ya? Pantas dokter-dokter selalu menganjurkan kita untuk menghindari goreng-gorengan. Lantas, apa berarti kita sama sekali tidak boleh makan makanan yang digoreng? Boleh kok, asal tidak terlalu banyak dan tahu kiat sehatnya. Karena bagaimanapun minyak juga dibutuhkan dalam metabolisme tubuh kita, dalam jumlah tidak lebih dari 5-10 ml/hari (1-2 sendok makan). Lalu bagaimana kiat sehatnya?</p>
<p><strong>Menggoreng Sendiri<br />
</strong><br />
Salah satu kiat sehat makan makanan goreng adalah dengan cara menggoreng sendiri makanan tersebut. Dengan menggoreng sendiri kita dapat selalu menggunakan minyak baru. Minyak yang belum pernah dipakai untuk menggoreng diharapkan masih terbebas dari akrilamida maupun zat-zat karsinogenik lainnya. Juga, kita dapat mengatur suhu minyak pada waktu menggoreng agar tidak terlalu panas dan mengangkat hasil gorengan saat matangnya sedang, sebelum terlalu coklat apalagi gosong.</p>
<p>Suhu minyak pada saat menggoreng dengan api sedang, rata-rata 180-220 oC. Semakin rendah suhunya, semakin sedikit akrilamida yang terbentuk. Sebaliknya, semakin panas semakin banyak akrilamida-nya. Selain itu, minyak goreng yang dipanaskan terlalu tinggi akan teroksidasi dan terpolimerisasi menghasilkan zat-zat radikal bebas dan minyak trans (trans fatty acid) yang berbahaya bagi kesehatan dan memicu kanker.</p>
<p>Minyak goreng berubah menjadi minyak trans ditandai dengan keluarnya asap dari penggorengan, berubahnya warna menjadi lebih gelap, baunya tengik/menyengat, cairannya lebih kental, serta menyebabkan gatal/iritasi tenggorokan. Namun minyak trans juga ada yang alami tanpa melalui proses penggorengan, yakni pada lemak hewan memamah biak.</p>
<p>Minyak goreng bekas pakai (jelantah), kalau dipakai ulang lebih cepat rusak dibanding minyak baru. Lebih mudah berasap dan lebih cepat menghitam walaupun suhunya belum terlalu panas.</p>
<p>Kebiasaan penjual makanan goreng adalah menggunakan minyak yang sangat banyak, sangat panas (bisa sampai 300 oC), dengan api besar (berulang-ulang sampai hitam), sehingga didapatkan hasil gorengan yang renyah dan kering. Lebih asyik kriuk-kriuk memang, tapi lebih banyak juga senyawa karsinogenik yang menjadi “bonus”-nya.</p>
<p>Makanan yang digoreng akan menyerap minyak di sekitarnya. Makanan tersebut menjadi berminyak, dan senyawa-senyawa karsinogenik di dalam minyak pun turut masuk ke dalam tubuh kita.</p>
<p>Dengan menggoreng sendiri, kita dapat mengatur agar suhunya tidak terlalu panas, yakni menggunakan api kecil, serta menggunakan sedikit minyak agar tidak terlalu banyak akrilamida maupun senyawa karsinogenik lain yang terbentuk dan ikut terserap ke dalam makanan. Dan jangan lupa sebelum makan, sisa-sisa minyak yang menempel pada makanan kita serap dulu menggunakan kertas tisu.</p>
<p>Tetapi kiat menggoreng sendiri dan membatasi jumlah makanan goreng yang dimakan sama sekali belum cukup untuk dapat mencegah kanker. Apalagi kalau sudah terkena kanker, mesti lebih hati-hati lagi. Minyak goreng yang digunakan pun harus aman. Lho, ada to minyak goreng yang tidak aman? Banyak! Lalu minyak apa yang aman? Baca kelanjutannya, ya. Smile</p>
<p>Titah Rahayu</p>
<p>Sumber : rumahkanker.com</p>


<p>Artikel Yang Berhubungan:<ol><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/minyak-goreng-yang-aman-untuk-kesehatan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Minyak Goreng Yang Aman Untuk Kesehatan'>Minyak Goreng Yang Aman Untuk Kesehatan</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.obat-tradisional.info/makanan-goreng-memicu-kanker.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
