<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Obat Tradisional &#187; Obat Tradisional Gula Darah</title>
	<atom:link href="http://www.obat-tradisional.info/category/obat-tradisional-gula-darah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.obat-tradisional.info</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jun 2010 22:26:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menurunkan Gula Darah Dengan Bawang Merah</title>
		<link>http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-gula-darah-dengan-bawang-merah.html</link>
		<comments>http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-gula-darah-dengan-bawang-merah.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 21:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Diabetes Melitus]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Brazil]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[ciri ciri]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Dallas]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Di Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Di Puerto Rico]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes research working group]]></category>
		<category><![CDATA[gula]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[lanjut usia]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Mei]]></category>
		<category><![CDATA[Menurunkan Gula Darah Dengan Bawang Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Santo Domingo]]></category>
		<category><![CDATA[Timur Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[usia harapan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.obat-tradisional.info/?p=705</guid>
		<description><![CDATA[DIABETES mellitus (DM) yang sering disebut orang awam &#8220;kencing manis&#8221;, merupakan sejumlah gangguan yang memiliki ciri-ciri khas utama tingginya kadar gula dalam darah. Diabetes berarti &#8220;mengalir terus&#8221; karena penderitanya selalu minum dan dalam jumlah banyak, kemudian mengalir terus berupa urin alias kencing. Sementara mellitus berarti &#8220;manis&#8221;, sebab urin penderitanya mengandung glukosa alias gula darah yang [...]


Artikel Yang Berhubungan:<ol><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/bawangobat-tradisional-turunkan-gula-darah-bawang-merah-dan-makanan-sarat-serat.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BawangObat Tradisional Turunkan Gula Darah, Bawang  Merah dan Makanan Sarat Serat'>BawangObat Tradisional Turunkan Gula Darah, Bawang  Merah dan Makanan Sarat Serat</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/khasiat-bawang-putih.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Khasiat Bawang Putih'>Khasiat Bawang Putih</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-kolesterol-tak-cukup-hanya-bawang-putih.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menurunkan Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih'>Menurunkan Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-707" title="menurunkan gula darah dengan bawang merah" src="http://www.obat-tradisional.info/wp-content/uploads/2010/04/menurunkan-gula-darah-dengan-bawang-merah.jpg" alt="menurunkan gula darah dengan bawang merah" width="180" height="180" />DIABETES mellitus (DM) yang sering disebut orang awam &#8220;kencing manis&#8221;, merupakan sejumlah gangguan yang memiliki ciri-ciri khas utama tingginya kadar gula dalam darah. Diabetes berarti &#8220;mengalir terus&#8221; karena penderitanya selalu minum dan dalam jumlah banyak, kemudian mengalir terus berupa urin alias kencing. Sementara mellitus berarti &#8220;manis&#8221;, sebab urin penderitanya mengandung glukosa alias gula darah yang berasa manis.</p>
<p>PADA dasarnya, DM disebabkan oleh hormon insulin penderita yang tak mencukupi atau tidak efektif sehingga tak dapat bekerja normal. Padahal, pada orang normal, insulin mempunyai peran utama mengatur kadar gula dalam darah; sekitar 60-120 mg/dl dalam keadaan puasa, dan di bawah 140 mg/dl pada dua jam sesudah makan.</p>
<p>Ada dua kategori DM yang paling umum, yakni diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1, DM yang diidap oleh 5-10 persen penderita, biasanya terjadi pada anak-anak atau orang dewasa muda. Sementara diabetes tipe 2, DM yang diidap oleh 90-95 persen dari semua penderita diabetes, meningkat dalam jumlah, khususnya pada populasi minoritas.</p>
<p>Diabetes dijumpai pada semua kelompok populasi dan umur, tetapi meningkat dalam jumlah penderita pada kelompok lansia (lanjut usia) dan orang-orang berkulit hitam, Hispanic, penduduk asli Amerika, dan orang-orang Asia.</p>
<p>The Congressionally-Established Diabetes Research Working Group (1999) melaporkan bahwa walaupun kematian karena penyakit-penyakit kanker, stroke, dan kardiovaskular cenderung berkurang sejak 1988, angka kematian karena diabetes naik sekitar 30 persen. Usia harapan hidup orang-orang yang menderita diabetes rata-rata 15 tahun lebih pendek dari orang-orang yang tidak menderita.</p>
<p>Di Indonesia, terutama di masyarakat kota, diabetes tergolong penyakit yang menonjol saat ini.</p>
<p>Penelitian Waspadji tahun 1982 menemukan, ada 1,7 persen penderita diabetes di Jakarta, dan tahun 1992 naik menjadi 5,7 persen. Penelitian epidemiologi di Depok tahun 2001-kerja sama Perkeni (Perkumpulan Endokrinolog Indonesia) dan Departemen Kesehatan-mendapatkan jumlah penderita diabetes 6,2 persen. (Kompas, 5 November 2001). Kasus diabetes paling banyak di Indonesia dijumpai di Manado yang mencapai 6,1 persen. (Kompas, 29 Mei 2002).</p>
<p>Berdasarkan catatan WHO tahun 1998, jumlah penderita diabetes di Indonesia menduduki peringkat ke-6 terbanyak di dunia setelah India, Cina, Rusia, Jepang, dan Brazil. Jumlah penderita diabetes di Indonesia diperkirakan akan meningkat menjadi 12 juta jiwa dalam tahun 2025. Peningkatan 250 persen dari 5 juta penderita pada tahun 1995 itu terjadi akibat meningkatnya populasi penduduk lansia dan perubahan pola hidup, mulai dari jenis makanan yang dikonsumsi sampai berkurangnya aktivitas fisik.</p>
<p>Selama berabad-abad, lebih dari 400 tanaman berhasil dikenali sebagai &#8220;obat&#8221; diabetes. Di Eropa, Asia, dan Timur Tengah, bawang merah mentah sudah lama dijadikan makanan pilihan favorit untuk mengendalikan gula darah. Di Puerto Rico, Kuba, dan Santo Domingo, paria telah digunakan secara luas sebagai &#8220;obat&#8221; tradisional untuk diabetes.</p>
<p>Studi mutakhir membuktikan bahwa konsumsi makanan tinggi serat, khususnya serat larut, dapat memperbaiki kontrol terhadap gula dalam darah penderita diabetes tipe 2. Studi tersebut dilakukan oleh dr Manisha Chandalia dan kolega-koleganya dari Bagian Ilmu Penyakit Dalam dan Pusat Gizi Manusia, University of Texas Southwestern Medical Center, Dallas, Amerika Serikat.<br />
<strong><br />
Khasiat tolbutamide dalam bawang merah</strong></p>
<p>Bawang merah sudah lama menduduki tempat terhormat dalam ilmu kedokteran sebagai &#8220;obat&#8221; diabetes. Penelitian-penelitian modern memperlihatkan, bawang merah memiliki &#8220;kekuatan&#8221; menurunkan gula darah, dan dayanya dimiliki pada kadar yang ditemukan dalam makanan.</p>
<p>Para peneliti India yang melakukan pemberian bawang merah, baik berupa jus maupun bawang merah &#8220;bulat&#8221; alias masih utuh, sebesar 25-200 gram pada subjek yang ditelitinya, mendapatkan bahwa makin banyak bawang merah yang diberikan, makin besar gula darah yang berkurang. Tak ada perbedaan antara bawang merah mentah dan bawang merah yang telah direbus.</p>
<p>Menurut teori tim peneliti, bawang merah mempengaruhi metabolisme gula dalam hati, atau metabolisme pelepasan insulin, dan/atau mencegah perusakan insulin. &#8220;Agen&#8221; yang mungkin mempunyai kemampuan hipoglikemia, menurunkan kadar gula darah, aktif itu adalah allyl propyl disulfide dan allicin. Bukti eksperimen dan klinis menunjukkan bahwa allyl propyl disulfide menurunkan gula darah dengan cara meningkatkan &#8220;masa hidup&#8221; (lifespan) insulin.</p>
<p>Sebenarnya, sudah sejak tahun 1923 ilmuwan-ilmuwan mendeteksi terdapatnya depressor gula darah dalam bawang merah, dan pada 1960-an, para peneliti berhasil mengisolasi senyawa antidiabetes dari bawang merah yang bekerja mirip dengan obat farmasi antidiabetes umum, dikenal sebagai tolbutamide, yang sering dipakai untuk mengurangi kadar gula darah. Cara kerja tolbutamide ialah merangsang sintesis dan pengeluaran insulin. Pada kelinci percobaan, ekstrak bawang merah memperlihatkan, 77 persen sama efektifnya dengan dosis standar tolbutamide.</p>
<p>Hasil penelitian lain menunjukkan, bawang merah mempunyai efek menurunkan gula dan lemak darah. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk menambahkan bawang merah ke dalam setiap hidangan makanan. Bawang merah dapat digunakan setelah makan dalam jumlah bebas.<br />
<strong><br />
Serat larut dalam makanan alami</strong></p>
<p>Tingginya kadar gula darah merupakan masalah utama pada diabetes. Riset membuktikan bahwa serat memiliki efek kuat terhadap pengendalian gula darah.</p>
<p>Pada studi yang dilakukan Chandalia et al, 13 penderita diabetes tipe 2 diminta mengikuti dua jenis diet, masing-masing selama enam minggu. Diet pertama adalah diet yang mengandung serat dalam jumlah moderat (total serat 24 g; 8 g serat larut dan 16 g serat tidak larut), sebagaimana dianjurkan American Diabetes Association. Sementara, diet kedua ialah diet tinggi serat (total serat 50 g; masing-masing 25 g serat larut dan serat tak larut) yang mengandung susunan makanan alami sarat serat.</p>
<p>Kedua diet, yang disiapkan di dapur riset, mengandung zat gizi makro dan energi yang sama (lihat Tabel). Chandalia dkk kemudian membandingkan efek dari dua diet tersebut terhadap kontrol gula darah dan kadar lemak darah.</p>
<p>Hasilnya? Penderita-penderita diabetes yang mengonsumsi total serat 50 g sehari-sama dengan 7 hingga 8 porsi buah dan sayuran-alias diet tinggi serat mempunyai kadar gula darah lebih rendah dan lebih stabil daripada penderita-penderita diabetes yang mengonsumsi diet moderat serat. Diet tinggi serat juga menurunkan kadar kolesterol total darah sekitar 7 persen.</p>
<p>Bagaimana mekanisme tepatnya konsumsi makanan tinggi serat dapat memperbaiki pengendalian gula darah, belum jelas. Namun, hal tersebut diduga disebabkan oleh serat larut jenis gum dan pektin yang dapat memperlambat pengosongan lambung, dan bahkan memperlambat atau menurunkan penyerapan gula darah.</p>
<p>Studi Chandalia dkk menunjukkan pula bahwa asupan (intake) serat larut yang tinggi mungkin dicapai dengan mengonsumsi makanan alami yang sarat serat. Diet tinggi serat dan sedikit efek sampingnya dapat diterima dengan baik oleh para penderita. Oleh karena itu, untuk meningkatkan konsumsi seratnya, para penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan alami sarat serat dibandingkan dengan preparat atau suplemen serat.</p>
<p>Makanan-makanan sarat serat yang digunakan untuk diet tinggi serat dalam penelitian Chandalia dan kawan-kawan adalah buah berupa sajian koktail, jeruk segar, nanas segar, pepaya segar, buah persik (peach) segar, buah ceri, tomat segar, jagung, zucchini, kacang hijau, roti whole-wheat, dan havermout (oatmeal dan oat bran). Buah terutama jeruk dan nanas, kacang hijau, dan havermout merupakan sumber serat larut yang andal.</p>
<p>Nurfi Afriansyah, Peneliti pada Pusat Litbang Gizi dan Makanan Depkes RI</p>
<p>Sumber: Kompas, Selasa 11 Februari 2003</p>


<p>Artikel Yang Berhubungan:<ol><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/bawangobat-tradisional-turunkan-gula-darah-bawang-merah-dan-makanan-sarat-serat.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BawangObat Tradisional Turunkan Gula Darah, Bawang  Merah dan Makanan Sarat Serat'>BawangObat Tradisional Turunkan Gula Darah, Bawang  Merah dan Makanan Sarat Serat</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/khasiat-bawang-putih.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Khasiat Bawang Putih'>Khasiat Bawang Putih</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-kolesterol-tak-cukup-hanya-bawang-putih.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menurunkan Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih'>Menurunkan Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-gula-darah-dengan-bawang-merah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia dibalik “Labu siam”</title>
		<link>http://www.obat-tradisional.info/rahasia-dibalik-%e2%80%9clabu-siam%e2%80%9d.html</link>
		<comments>http://www.obat-tradisional.info/rahasia-dibalik-%e2%80%9clabu-siam%e2%80%9d.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 09:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Info Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Info tanaman obat]]></category>
		<category><![CDATA[Khasiat Buah dan Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Darah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Gangguan Pembuluh Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Gusi Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Kencing Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Menghilangkan Hitam di Tumit]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Pencegah Penggumpalan Darah]]></category>
		<category><![CDATA[info kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[asam urat]]></category>
		<category><![CDATA[Bermacam Khasiat Lain Labu Siam]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan dan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Khasiat Labu Siam]]></category>
		<category><![CDATA[labu siam]]></category>
		<category><![CDATA[Labu Siam Bisa menghilangkan garis hitam pada tumit.]]></category>
		<category><![CDATA[labu siam bisa menurunkan darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Labu Siam Bisa Menyembuhkan Asam urat]]></category>
		<category><![CDATA[Labu Siam Bisa Menyembuhkan Gusi Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Labu Siam Bisa Menyembuhkan Kencing Manis]]></category>
		<category><![CDATA[makanan alami untuk menurunkan darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Obat alami melancarkan buang air kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional menghilangkan Tumit Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia dibalik “Labu siam”]]></category>
		<category><![CDATA[sambal goreng]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran untuk menurunkan darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan darah tinggi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.obat-tradisional.info/?p=605</guid>
		<description><![CDATA[Khasiat Labu Siam
Sebagai Penurun CholesterolSayuran ini sangat kaya akan kandungan serat, vitamin A,B, dan C, mineral dan air, niasin, dan sedikit albuminoid. Karena bersifat dingin, jika dimakan terasa sejuk dan dingin di perut.
Daging buahnya terdiri atas 90 persen air, 7,5 persen karbohidrat, 1 persen protein, 0,6 persen serat, 0,2 persen abu dan 0,1 persen lemak. [...]


Tidak Ada Artikel Yang Berhubungan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><img src="http://www.obat-tradisional.info/wp-content/uploads/2010/02/khasiat-labu-siam.jpeg" mce_src="http://www.obat-tradisional.info/wp-content/uploads/2010/02/khasiat-labu-siam.jpeg" alt="khasiat labu siam" title="khasiat labu siam" class="alignright size-full wp-image-607" height="132" width="158">Khasiat Labu Siam</b></p>
<p><i><b>Sebagai Penurun Cholesterol</b></i><br />Sayuran ini sangat kaya akan kandungan serat, vitamin A,B, dan C, mineral dan air, niasin, dan sedikit albuminoid. Karena bersifat dingin, jika dimakan terasa sejuk dan dingin di perut.</p>
<p>Daging buahnya terdiri atas 90 persen air, 7,5 persen karbohidrat, 1 persen protein, 0,6 persen serat, 0,2 persen abu dan 0,1 persen lemak. Juga mengandung sekitar 20 mg kalsium, 25 mg fosfor, 100 mg kalium, 0,3 mg zat besi, 2 mg natrium, serta beberapa zat kimia yang berkhasiat obat.<br />Air labu siam memiliki efek diuretic yang baik, sehingga melancarkan buang air kecil. Dengan begitu, kelebihan asam urat bisa segera dikeluarkan dari dalam tubuh.</p>
<p><b>Bermacam Khasiat Lain Labu Siam</b></p>
<p>Selain untuk menurunkan lemak darah (Kolesterol dan trigliserida), beberapa pakar kesehatan dan gizi juga menyatakan bahwa labu dapat mengobati tekanan darah tinggi, menurunkan panas, diabetes dan memperlancar proses pencernaan.</p>
<p>Diduga kandungan serat soluble dalam labu siam mungkin dapat mengikat sebagian garam empedu yang masuk ke dalam usus 12 jari. Selain bersifat diuretic (peluruh air seni), kandungan alkoloid-nya bisa membuka pembuluh darah yang tersumbat. Oleh sebab itulah, labu siam bisa menurunkan darah tinggi.</p>
<p>Melalui air seni yang banyak terbuang akibat sifat diuretic dari labu siam, kandungan garam didalam darah pun ikut berkurang. Berkurangnya kadar garam yang bersifat menyerap atau menahan air ini akan meringankan kerja jantung dalam memompa darah, sehingga tekanan darah akan menurun.</p>
<p>Labu Siam Bisa Menyembuhkan Asam urat, Kencing Manis, Gusi Berdarah, Untuk menghilangkan garis hitam pada tumit.<br /><b><br />Cara Menggunakannya</b></p>
<p><b>Untuk Obat Dalam :</b><br />Labu siam cocok dijadikan lalapan atau olahan sayur, seperti campuran sayur asam, sambal goreng, sayur bersantan atau dikukus sebagai lalapan.</p>
<p><b>Gusi Berdarah </b>:<br />Parut labu siam secukupnya, beri dua sendok air matang dan satu sendok madu, minum 3 kali sehari, untuk menyembuhkan sariawan, makan sebagai lauk setelah dikukus atau direbus.</p>
<p><b>Tumit Hitam </b>:<br />Getah labu siam, dioleskan di tempat tersebut, biarkan hingga kering setelah itu dicuci tumit hingga bersih.</p>
<p><b>Kencing Manis</b> :<br />Mengonsumsi labu siam yang telah dikukus. Kandungan patinya mengenyangkan, sehingga penderita diabetes mellitus tak lagi mengonsumsi makanan pokok secara berlebihan.</p>
<p>Sumber : kikil.org</p>


<p>Tidak Ada Artikel Yang Berhubungan.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.obat-tradisional.info/rahasia-dibalik-%e2%80%9clabu-siam%e2%80%9d.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat Bawang Putih</title>
		<link>http://www.obat-tradisional.info/khasiat-bawang-putih.html</link>
		<comments>http://www.obat-tradisional.info/khasiat-bawang-putih.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 18:18:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info tanaman obat]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Asam Lambung]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Gangguan Pembuluh Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Sakit Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional Tukak Lambung]]></category>
		<category><![CDATA[info kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ada]]></category>
		<category><![CDATA[ajoene]]></category>
		<category><![CDATA[antioksidan]]></category>
		<category><![CDATA[B]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang]]></category>
		<category><![CDATA[C]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Di]]></category>
		<category><![CDATA[Di Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Hal]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kalsium]]></category>
		<category><![CDATA[Khasiat Bawang Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Louis]]></category>
		<category><![CDATA[Minnesota]]></category>
		<category><![CDATA[Obat alami menyembuhkan penyakit tekanan darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Obat alami Untuk melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes.]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional menurunkan kolesterol dalam darah]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Tradisional meringankan tukak lambung]]></category>
		<category><![CDATA[penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[potasium]]></category>
		<category><![CDATA[Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Tutankhamun]]></category>
		<category><![CDATA[romawi]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.obat-tradisional.info/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[Bawang putih sudah dikenal manusia sejak 4000 tahun lebih. Dalam sebuah papyrus bertarikh 1500 Sebelum Masehi ditemukan catatan bahwa orang Mesir percaya adanya 22 khasiat bawang putih untuk mengobati penyakit. Tak heran bila bawang putih ditemukan di dalam makam Raja Tutankhamun dari Mesir, dan dikonsumsi para pembangun piramid untuk meningkatkan stamina dan mencegah penyakit. Di [...]


Artikel Yang Berhubungan:<ol><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-kolesterol-tak-cukup-hanya-bawang-putih.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menurunkan Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih'>Menurunkan Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/obat-kanker-alami-bawang-putih.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Obat Kanker Alami, Bawang Putih.'>Obat Kanker Alami, Bawang Putih.</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-gula-darah-dengan-bawang-merah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menurunkan Gula Darah Dengan Bawang Merah'>Menurunkan Gula Darah Dengan Bawang Merah</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-578" title="Khasiat bawang putih" src="http://www.obat-tradisional.info/wp-content/uploads/2010/01/bawang-putih.jpg" alt="Khasiat bawang putih" width="298" height="225" />Bawang putih sudah dikenal manusia sejak 4000 tahun lebih. Dalam sebuah papyrus bertarikh 1500 Sebelum Masehi ditemukan catatan bahwa orang Mesir percaya adanya 22 khasiat bawang putih untuk mengobati penyakit. Tak heran bila bawang putih ditemukan di dalam makam Raja Tutankhamun dari Mesir, dan dikonsumsi para pembangun piramid untuk meningkatkan stamina dan mencegah penyakit. Di masa lalu, orang Yunani dan Romawi menggunakan bawang putih untuk mengobati lepra dan asma, serta menghalau kalajengking. Sedangkan di dalam resep makanan Libanon, bawang putih sejak dulu digunakan sebagai resep untuk diet.</p>
<p>Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak ditemukan khasiat bawang putih bagi kesehatan yang kemudian diuji melalui serangkaian penelitian – baik di dalam maupun luar negeri. Bawang putih, antara lain, diyakini khasiatnya sebagai pembantu penurun kadar kolesterol. Hal ini disebabkan karena adanya zat ajoene yang terkandung di dalamnya, yaitu suatu senyawa yang bersifat antikolesterol dan membantu mencegah penggumpalan darah.</p>
<p>Bawang putih juga dapat membantu menghindari kanker seperti dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh University of Minnesota. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa risiko terkena kanker di usia tua berkurang sebanyak 50% bila mengonsumsi bawang putih secara rutin. Tidak heran bila sekarang food supplement dari bawang putih juga sangat laku di pasar.</p>
<p>Dalam ilmu pengetahuan modern, bawang putih dikenal mempunyai kandungan lebih dari 100 jenis bahan kimia alami yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Bawang putih mengandung vitamin A, B, C, kalsium, potasium, besi, antioksidan, karoten, selenium, dan berbagai bahan aktif lainnya.</p>
<p>Anasir penyembuh terpenting dalam bawang putih adalah asam amino alisin yang keluar ketika bawang putih dirajang atau digerus. Alisin ini mencegah akumulasi platelets (kalau tak salah, para ahli jantung di Indonesia menyebutnya sebagai “plak”) pada dinding arteri yang biasanya menimbulkan penyumbatan dan akhirnya mengakibatkan stroke dan/atau serangan jantung. Ada teori yang mengatakan bahwa bila kita mengonsumsi 2-3 siung bawang putih sehari, maka kita akan terhindar dari kemungkinan berpenyakit jantung.</p>
<p>Bawang putih <strong>menyembuhkan penyakit tekanan darah tinggi, </strong>meringankan tukak lambung, menurunkan kolesterol dalam darah, dan meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes. Bawang putih juga dipercaya dapat melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh, serta bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.</p>
<p>Pada tahun 1858 Louis Pasteur menemukan bahwa bawang putih juga berfungsi sebagai pembunuh bakteri. Selama Perang Dunia II, bawang putih sering dipakai sebagai desinfektan untuk membersihkan luka terbuka, serta mencegah gangrene.</p>
<p>Bawang putih merupakan bumbu ”ajaib” yang paling mudah dipakai. Untuk menumis sayur, misalnya, cukup memakai rajangan bawang putih yang ditabur di atas minyak panas terlebih dulu untuk menimbulkan aroma harum, dan kemudian memperkaya citarasa sayuran yang ditumis dengan bumbu sederhana itu. Bahkan orang Italia mengenal pasta dengan bumbu minimalis: pasta a la aglio, olio, pepperoncino. Bumbunya cuma bawang putih, minyak zaitun, dan cabe. Rasanya? Mamma mia!</p>
<p>Tanpa bermaksud rasialis, orang Korea terkenal paling suka makan bawang putih dalam jumlah sangat banyak. Dalam sajian daging bakar (bul gogi dan bul kalbi) pasti tersedia juga satu mangkuk bawang putih utuh. Bawang putih dibakar bersama daging, dan kemudian disantap sebagai kondimen. Tak jarang kita berpapasan dengan perempuan cantik Korea yang dari pori-pori kulit mulusnya “memancarkan” bau bawang putih yang tajam. Apalagi kalau mereka membuka mulutnya.</p>
<p>Dalam kuliner Tionghoa dan Jepang, kita juga menemukan bawang putih utuh sebagai kondimen – selain yang sudah dihaluskan sebagai bumbu – misalnya dalam bentuk acar. Di Semarang, kalau kita makan swike atau pi oh, bawang putih gorengnya disajikan dalam jumlah yang sangat banyak.</p>
<p>Di kalangan bangsa Eropa, orang Prancis dan Italia paling suka bawang putih dalam masakan mereka. Saya, misalnya, sangat suka pasta pesto (pasta dengan saus yang terbuat dari daun basil, pine nuts, dan bawang putih yang dihaluskan) dengan rasa bawang putih yang nendang. Wuiiih, endang bambang, bo’!</p>
<p>Jika  Anda ingin membuat garlic bread yang populer itu? Sepuluh siung bawang putih dan sedikit parsley (semacam seledri, dan Anda boleh menggantinya dengan seledri kalau tidak ada parsley) dicincang atau dirajang halus, lalu dicampur dengan 125 gram mentega (bukan margarin!). Potong-potong baguette (roti Prancis) dengan ketebalan sekitar 1,5 sentimeter, olesi kedua permukaannya dengan mentega-bawang tadi. Atur kembali potongan-potongan roti dengan bentuk memanjang, bungkus dengan kertas aluminum, masukkan dalam oven panas selama 15 menit. Buka kertas aluminum, dan teruskan memanggang selama lima menit lagi di dalam oven. Jaga jangan sampai gosong!</p>
<p>Tentu saja, konsumsi bawang putih harus diimbangi dengan gaya hidup yang sehat, seperti: mengurangi makanan yang mengandung lemak atau kolesterol tinggi, banyak olahraga, beristirahat cukup, serta mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Di masa sekarang, gaya hidup memang merupakan kunci penting dalam membina kesehatan.</p>
<p>Penulis: Bondan Winarno<br />
Sumber : kompas.com</p>


<p>Artikel Yang Berhubungan:<ol><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-kolesterol-tak-cukup-hanya-bawang-putih.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menurunkan Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih'>Menurunkan Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/obat-kanker-alami-bawang-putih.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Obat Kanker Alami, Bawang Putih.'>Obat Kanker Alami, Bawang Putih.</a></li><li><a href='http://www.obat-tradisional.info/menurunkan-gula-darah-dengan-bawang-merah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Menurunkan Gula Darah Dengan Bawang Merah'>Menurunkan Gula Darah Dengan Bawang Merah</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.obat-tradisional.info/khasiat-bawang-putih.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
