Obat Tradisional Sulit Buang Air Besar (Sembelit)
Obat Tradisional Sulit Buang Air Besar (Sembelit)
Sembelit adalah keadaan keterlambatan atau kesulitan pengosongan isi perut yang terjadi akibat feses terlalu keras atau volume feses terlalu kecil.
Sembelit biasanya disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi makanan yang rendah kadar serat dan airnya atau kebiasaan mengabaikan keinginan buang air besar.
Pengobatan (Pilih salah satu ramuan obat tradisional di bawah ini):
Ramuan Pertama :
SiapkanĀ daun umbi jalar sebanyak 60 gram lalu direbus denga air secukupnya kemudian airnya diminum selagi hangat dan daunnya dapat dimakan.
Pemakaian : Gunakan keesokkan harinya untuk membasahi kulit kepala sambil dipijat secara merata dan biarkan beberapa saat, lalu bilas. Lakukan secara teratur 3 kali seminggu.
Ramuan Kedua :
Siapkan 30 gram daun alamanda kemudain direbus dengan air secukupnya, kemudian airnya diminum selagi hangat.
Pemakaian : Oleskan minyak kemiri pada kulit kepala hingga merata. Setelah agak kering, lakukan secara teratur 2 kali seminggu.
Ramuan Ketiga :
Makan sebanyak 150 gram buah pepaya masak.
Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.
Ramuan Keempat :
10 gram bubuk temu lawak diseduh dengan 200 mL air hangat lalu diminum.
Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari.
Ramuan Kelima :
Cuci bersih 300 gram buah papaya, 200 gram nanas setengah matang, lalu haluskan dengan blender, tambahkan air sebanyak 200 mL.
Pemakaian : Minum sekaligus. Cara lain, bahan dimakan sebagai buah segar.
Ramuan Keenam :
100 gram daun lidah buaya yang telah dikupas dan diiris-iris kecil, direbus dengan 200 mL air hingga mendidih, lalu tambahkan 1 sendok makan madu.
Pemakaian : Minum hangat-hangat dan makan daun lidah buayanya. Lakukan 2 kali sehari.
Ramuan Ketujuh:
Cuci bersih 60 gram daun ubi jalar dan 60 gram kangkung, lalu tumis atau rebus dengan air secukupnya.
Pemakaian : Makan sekaligus
Catatan:
Kami menyediakan informasi pengobatan alternatif selain obat sintetis. Kami menyarankan untuk mengkonsultasikan penyakit Anda kepada dokter dan mengkonsultasikan pengobatan yang Anda terima kepada Apoteker.
Sumber : www.tanaman-obat.com
Artikel Yang Berhubungan:

